5 STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITAL

5 strategi pemasaran untuk bersaing di era digital
5 strategi marketing untuk bersaing di era digital

Strategi pemasaran, membicarakannya mungkin kedengarannya sederhana. Namun, faktanya masih banyak orang yang beranggapan dapat memulai bisnis dengan pengetahuan seadanya. Salah satunya anggapan bahwa promosi dan pemasaran adalah sesimpel beriklan di media dan menunggu calon konsumen.

Padahal strategi pemasaran merupakan sesuatu yang lebih kompleks dibanding itu. Apalagi saat ini di era digital, dimana media pemasaran bukan hanya koran,radio atau televisi. Apabila di cara konvensional saja strategi pemasaran sudah terbagi-bagi, apalagi di era digital di mana media yang ada lebih bervariasi.

Sebagai pebisnis, Anda harus benar-benar bekerja keras menemukan strategi pemasaran yang tepat untuk dapat bersaing di era digital seperti saat ini. Untuk mempermudah Anda, Optima telah merangkum 5 jenis strategi pemasaran efektif sebagai referensi untuk membantu bersaing di dunia digital.

1. Strategi Pemasaran Dengan Social Media Marketing

Social media marketing adalah kegiatan pemasaran produk atau layanan menggunakan platform media sosial. Fungsi media sosial awalnya adalah untuk menghubungkan berbagai lapisan masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu, fungsi tersebut telah berevolusi menjadi tempat untuk berbisnis bagi para pelaku usaha.

Di Indonesia misalnya, hampir semua orang menggunakan media sosial. Hal ini membuat media sosial menjadi salah satu media efektif untuk promosi bisnis. Oleh karena itu agar bisnis Anda bisa berkembang, tidak ada salahnya menggunakannya untuk promosi. Tentu saja setiap media mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Jadi Anda harus menyesuaikan cara promosi yang digunakan.

Baca : STRATEGI MENINGKATKAN ENGAGEMENT DI INSTAGRAM

Strategi pemasaran sebaiknya mobile friendly
Pemasaran Mobile Friendly

2. Strategi Pemasaran Yang Mobile Friendly

Sekarang ini hampir semua orang mempunyai handphone bukan?.

Tentu saja, hampir semua orang memiliki handphone untuk menunjang aktivitas mereka. Oleh karena itu jika Anda melakukan promosi melalui website ataupun media digital lainnya pastikan mobile friendly. Hindari menggunakan kalimat yang terlalu panjang dan banyak. Sebaiknya gunakan kalimat promosi yang padat dan efektif. Jika Anda memberikan gambar, sebaiknya gunakan gambar yang tidak terlalu besar resolusinya agar mudah terbuka.

3. Content Marketing

Content marketing merupakan proses pemasaran dengan membuat dan mendistribusikan konten yang relevan untuk menarik target pasar yang diharapkan. Dengan strategi pemasaran ini, Anda dapat membangun identitas brand. Selain itu, apabila dilakukan dengan konsisten bukan tidak mungkin akan mendatangkan traffic organik ke bisnis Anda.

Konten-konten berupa foto, video, story, artikel, audio dan hal lain yang menarik dan bernilai merupakan kunci keberhasilan metode ini. Oleh karena itu kreatifitas merupakan kunci agar konten yang Anda buat berhasil menarik perhatian banyak orang.

Baca : TIPS MEMBUAT IKLAN YANG MENARIK

4. Memaksimalkan Call To Action Marketing

Anda tentu pernah menemukan kata-kata seperti, dapatkan informasi lengkap hanya di sini ?. Atau ,dapatkan sekarang juga, promo terbatas. Atau tonton video ini dan lain sebagainya. Jika kemudian Anda melakukan klik dan kemudian membeli sesuatu, artinya Anda telah terpapar strategi call to action marketing.

Call to action marketing (CTA) merupakan strategi pemasaran menggunakan pernyataan yang dirancang untuk mendapatkan respon langsung dari orang yang membaca atau mendengarnya. Salah satu tujuan CTA adalah untuk mendapatkan klik ,pindai kode QR dan lain sebagainya.

Baca : KONSEP MARKETING YANG WAJIB DIKETAHUI

5. Memaksimalkan Strategi Email Marketing

Seperti namanya, strategi pemasaran digital jenis ini menggunakan email sebagai media promosi utama. Biasanya pihak pemasar akan mengirim email kepada calon konsumen maupun konsumen setia.

Tujuannya adalah untuk menawarkan produk agar mendapatkan konsumen baru . Bisa juga untuk memberi update tentang produk terbaru. Selain itu email marketing juga sangat berguna untuk menjalin hubungan dengan konsumen setia.

Strategi pemasaran dengan email marketing
Email Marketing

Nah itulah 5 strategi yang bisa Anda optimalkan untuk bisa tetap bersaing di era digital. Kini saatnya memilih mana yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Jangan dilupakan untuk selalu mengukur dan melihat seberapa efektif strategi pemasaran tersebut bekerja. Selamat Mencoba !

konsep dasar marketing

KONSEP MARKETING YANG WAJIB DIKETAHUI

Marketing atau pemasaran adalah suatu hal yang dibutuhkan bisnis di bidang apapun, terlebih di era seperti sekarang ini. Lalu kenapa sangat dibutuhkan ?. Saat semua orang memiliki uang untuk membeli semua output yang dihasilkan oleh produsen tentu hal ini bukan menjadi permasalahan. Artinya produk apapun yang dikeluarkan oleh pabrik pasti akan diserap pasar dan laku, karena semua orang punya uang.

Namun disaat era persaingan dimana semua produsen berlomba-lomba menghasilkan suatu produk apa yang akan terjadi ?. Ada juga kondisi dimana penghasilan yang didapatkan terbatas dan digunakan untuk banyak hal. Disini akan terjadi pelanggan mulai berbelanja dengan hati-hati. Tidak semua produk yang diproduksi dapat diserap oleh pasar.

Marketing lahir sebagai solusi. Marketing akan mengatakan “kita harus mengerti pasar dan kemudian menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar”. Tidak bisa lagi asal-asalan menciptakan produk. Marketing kata dasarnya adalah market, pasar.

Kita perlu memahami pasar untuk bisa melakukan pemasaran secara efektif. Marketing adalah bagaimana kita memahami pasar, beradaptasi dengan pasar, menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, menciptakan merek yang relevan dengan pasar, menciptakan pelayan yang relevan juga dengan pasar yang ingin kita layani. Itulah kenapa kita perlu marketing

Baca : MENGAPA DIGITAL MARKETING SANGAT PENTING BAGI BISNIS

Kerangka Dasar Marketing

Memahami konsep dasar marketing

Kerangka dasar dalam marketing ini akan kita gunakan sebelum menyusun strategi pemasaran. Kerangka dasar ini lebih dikenla sebagai 4C. Yaitu Company, Customer, Competitor, dan Change. Mari kita bahas satu-persatu agar makin jelas.

Yang pertama adalah Company. Baik anda seorang wirausaha, anda bekerja di sebuah perusahaan meniti karir disana, maupun anda seorang individu yang ingin memasarkan diri di dunia kerja. Anda memposisikan diri sebagai company.

Company ini tentunya punya C yang ke-dua, yaitu Customer. Setiap customer punya pasar yang ingin dituju. Tetapi pada dasarnya setiap pemasar tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Jadi anda harus memilih segmen yang Anda akan tuju. Inilah C yang ke 2, yaitu customer. Customer mana yang ingin Anda puaskan dengan produk atau layanan yang Anda miliki.

Baca : PENTINGNYA DATABASE PELANGGAN UNTUK KESUKSESAN BISNIS

C yang ketiga adalah Competitor. Competitor ini adalah pesaing yang akan Anda hadapi untuk memperebutkan customer. Apabila kita tidak punya pesaing, semua produk yang diciptakan oleh company pasti akan terserap oleh customer. Tetapi karena ada competitor, maka customer punya beberapa pilihan untuk memilih produk mana yang akan mereka gunakan. Karena itu kita harus mengawasi dengan baik dan dengan teliti siapa saja sebetulnya pesaing yang ada di industri kita.

C yang ke 4, yaitu Change atau perubahan itu sendiri. Pada dasarnya customer dan competitor tidak statis. Selalu dinamis dan berubah-ubah. Yang saat ini kita anggap sebagai customer mungkin saja tidak akan jadi lagi customer kita dalam 5 tahun kedepan. Karena mungkin mereka sudah lebih tua, mereka tidak lagi tinggal di area tempat kita beroperasi, dan berbagai alasan lain

Change juga mempengaruhi kompetisi. Yang kita tidak sangka-sangka sebagai competitor tiba-tiba menjadi bermunculan. Pada intinya, Anda perlu mengawasi seluruh 4C ini. Mulai dari Change, Competitor, Customer, dan sebagai Company juga perlu melihat secara internal. Dengan lingkungan bisnis Anda, dengan competitor, dengan peta persaingan, dengan perubahan perilaku customer. Apa yang harus Anda lakukan sebagai sebuah usaha untuk menyikapi lingkungan bisnis yang kita hadapi tersebut.

Elemen Dasar Dalam Marketing

Pada dasarnya ada 9 elemen dalam marketing yang sangat perlu Anda perhatikan.

1. Marketing Strategy

Elemen pertama yang merupakan landasan paling penting adalah segmentasi. Setiap orang disebuah pasar tidak homogen. Setiap orang punya preferensi yang berbeda dan bersedia untuk membayar dengan jumlah yang berbeda padahal ada kemungkinan produknya sama. Pilihan segmen tersebut, kita sebut sebagai segmentasi. Memecah- mecah pasar menjadi bagian-bagian yang tidak homogen yang berbeda satu sama lain.

Tugas Anda berikutnya di elemen kedua marketing adalah untuk memilih segmen mana yang kira-kira akan dilayani. Pilihan target dari segmen yang anda lakukan itu akan menentukan positioning Anda. Positioning ini adalah elemen pemasaran yang ketiga.

3 elemen pertama ini yaitu Segmentation, targeting dan positioning sering disebut sebagai strategi pemasaran.

Baca : 5 STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITAL

Strategi marketing adalah konsep dasar marketing yang wajib dikuasai

2. Marketing Tactics

Berlajut ke-elemen yang keempat, Anda harus punya diferensiasi. .Anda harus mampu menjustifikasi kenapa harga produk Anda misalnya berbeda dibandingkan produk yag lain. Disini, Anda harus punya diferensiasi yang mendukung harga yang anda buat.

Setelah diferensiasi kita akan membicarakan tentang marketing mix sebagai elemen yang kelima. Di elemen yang kelima ini kita berbicara tidak hanya produk. Isi produknya apa saja ?. Harganya kira-kira mau di-set berapa dan ada berapa variasi harga. Anda juga akan berbicara tentang bagaimana mempromosikannya. Apakah melakukan iklan media sosial, apakah lewat brosur dan lain sebagaianya

Baca : TIPS MEMBUAT IKLAN YANG MENARIK

Elemen yang keenam adalah selling. Dengan produk yang sudah Anda buat, dengan harga yang sudah anda tetapkan, bagaimana Anda menjualnya. Apakah anda menjual langsung toko?. Apakah menggunakan para partner atau yang biasa dikenal sebagai distributor ?. Atau menggunakan sistem lain misalnya seperti franchise.

3 elemen selanjutnya yaitu differentiation, marketing mix dan selling sering disebut sebagai taktik pemasaran.

3. Marketing Value

Katakanlah bisnis Anda berjalan baik. Selanjutnya Anda harus mulai masuk kepada elemen marketing yang nomor tujuh yaitu brand. Lalu anda perlu menjaga hak ciptanya dan Anda komunikasikan terus sehingga merek tersebut semakin lama semakin terbang tinggi.

Selain itu anda juga harus berpikir mulai service sebagai elemen marketing yang kedelapan. Ketika sebuah produk sudah matang. Tidak hanya brand atau merek yang anda butuhkan. Anda juga butuh pelayanan yang ekstra. Bagaimana ketika orang memilih produk Anda, tidak hanya merasakan produknya saja, tetapi juga layanan dibalik produk tersebut.

Baca : CARA CERDAS MENANGANI KOMPLAIN PELANGGAN

Dan terakhir tentunya, ketika produk Anda semakin berkembang, Anda memerlukan satu lagi elemen marketing yang disebut process. Misalnya, Anda sekarang sudah memiliki 1000 karyawan dengan cabang tersebar di 20 kota besar. Bagaimana anda mengelola semua ini ?. Inilah elemen kesembilan marketing, yaitu process.

3 elemen terakhir yaitu brand, service dan process sering disebut sebagai value pemasaran atau nilai apa yang akan Anda sampaikan kepada pelanggan.

Pemahaman tentang konsep dasar marketing akan membantu dalam penyusunan strategi marketing

Kesimpulan

Setelah membaca semua isi artikel dari Optima Solusi Digital diatas, semoga Anda makin jelas dan memahami tentang konsep dasar dalam marketing. Dimulai dari kerangka dasarnya yaitu faktor 4C ( company, customer, competitor,change). Anda tentu harus memahami hal ini sebelum menyusun strategi pemasaran.

Baca : KAMU YANG MANA ? SALES ATAU MARKETING

Kemudian berlanjut ke tahapan marketing strategy, tactics dan value. Dengan pemahaman mendalam akan hal ini akan sangat membantu Anda dalam menentukan langkah atau strategi kedepan didalam memasarkan produk Anda.